Skip to main content

Mengapa Menulis Masih Berat

Pahit memang rasanya untuk mengakui pada saat ini menulis masih berat bagi ku serasa seperti hal yang tak mungkin diraih. Menurutku menulis tidak sekedar mengetik huruf-huruf menjadi kata, dan kata-kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf dan kumpulan beberapa paragraf menjadi sebuah tulisan untuk di baca. Bagiku, menulis seperti berada di podium yang di penuhi dengan penonton dan kebanyakan dari mereka adalah pemikir-pemikir yang ahli, cendekiawan ternama atau orang –orang hebat yang dikagumi masyarakat. Ini adalah interpretasiku terhadap term menulis, mungkin ini yang menyebabkan aku masih merasa berat seolah tak mengenal alfabet ketika menulis. Interpretasiku yang salah dan berlebih ini mungkin menyebabkan aku masih sulit menulis. Seperti kata orang bijak, “mengenal masalah akan menyelesaikannya.” Jadi, saya akan membedah masalah menulis ku yang mungkin ada dari masalah-masalah berikut juga terjadi sama kamu.

1. Terbelenggu dengan rasa takut.

Dari ribuan rasa takut di dunia ini, seperti takut kepada hantu, ular, ketinggian dll. Ada rasa takut yang membuat mu tidak akan pernah maju, yaitu rasa takut terhadap pemikiran orang lain terhadap kita.
Terkadang, saya masih merasa takut akan pemikiran orang lain terhadap tulisan yang saya tulis. Saya merasa tulisan ini bukan untuk dibaca khalayak umum melainkan hanya untuk koleksi pribadi. Lebih parah lagi, mungkin, saya cemas dengan tulisan jelek saya dibaca orang dan mereka akan merendahkan saya dan tulisan saya. Terkadang pesimistis datang sendirinya tanpa di undang. Padahal saya tidak mau sikap tercela ini, menjadi pesimis, ada dalam kehidupan ku ini. Semoga ke depan bisa lebih optimis dan sedikit pesimisnya.

2. Terpengaruh dengan penulis hebat.

Seorang yang gemar membaca novel atau karya tulis lainnya, sering kali terkagum dengan gaya menulis sang pengarang. Gaya penulisan yang luar biasa ini mampu membuat kita sebagai pembaca hanyut dalam alur karya tersebut, membacanya nyaman seolah melihat dan merasakan apa yang penulis gambarkan dalam novelnya.
Tak sedikit jumlah pengarang novel yang mempunyai keahlian seperti ini sehingga membuat kita ingin menulis sebuah karya seperti penulis idola kita. Ternyata, inilah yang membuat menulis itu terasa susah karena kita selalu membandingkan tulisan kita dengan tulisan idola. Ketahuilah, mereka para idola sudah menulis bertahun-tahun dan menerbitkan ribuan halaman. Pantas saja tulisan mereka bagus dan terlihat sempurna karena mereka sudah memulainya lebih dulu dari kita para penulis pemula. Jadi, saya rasa menjadi penulis itu adalah menjadi diri sendiri. Tidak perlu melihat orang lain, kita bukan mereka. Kita adalah kita sendiri dan mereka adalah mereka. Jadilah diri sendiri, menulis dengan hati dan pikiran sendiri.

3. Kurang terbiasa.

Menulis adalah elemen penting dalam setiap bahasa. Seseorang yang ingin menguasai suatu bahasa, maka ia harus menguasai semua elemen tersebut. Sama seperti mendengar, berbicara dan membaca; menulis juga butuh praktek yang kontinu untuk mampu dan mahir dalam berkomunikasi. Kurang terbiasa menulis mengakibatkan tulisan terlihat biasa saja. Menulis dua kali sebulan masih kurang cukup dan mungkin tidak meningkatkan kualitas sebuah tulisan. Menulis setidaknya sehari satu tulisan atau jika terlalu sibuk, seminggu 3 tulisan sudah cukup. Namun perlu di ingat, menulis harus kontinu dan yang terpenting komitmen untuk
menulis. Percayalah dengan diri sendiri dan pepatah lama “Bisa ala Biasa”

Well, hiraukan semua prasangka negatif orang lain terhadap kita karena terkadang mereka tidak mau bersaing dengan kita. Jadikan diri sendiri menjadi motivator kita untuk menulis bukan mereka para penulis handal yang telah menulis jutaan kata. Para penulis handal itu awalnya hanya amatiran tapi karena percaya diri dan terus menulis setiap hari mereka jadi seperti mereka sekarang.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Cepat Download Film di Unduhfilmrama.Net

Cara Cepat Download Film Di Situs Unduhfilmrama.Net dengan cara melewati halaman-halaman iklan di situs tersebut. Let’s get on to it.

Hi, selamat datang di aufaniyukzanali.me

Website download film terlengkap saat ini, unduhfilmrama.net, nampaknya semakin ribet untuk menuju ke laman download google drive. Dulu kita hanya perlu login ke akun google drive kita dan, bum, langsung tersedia link downloadnya.

Namun sekarang, kita harus melalui semua proses – klik ini, klik itu, tunggu 5 detik dll – untuk bisa menuju ke laman download google drive. Ditambah lagi pop up ads yang sering sekali tidak sengaja terklik sehingga membuat browser kita lambat.


Kita harus respect usaha admin yang bersusah payah begadang (hanya asumsi) sehingga situs download film favorite saya (dan kamu) ini bisa tetap online dan ramai dengan rutin mengupdate film baru berkualitas bagus. Mereka tentunya mendapatkan income dengan iklan. Tapi bagi kita (consumer) iklan pop up dan landing pages sangan menjengkelkan.

Namun …

The Head, Heart and Hand Concept

Curriculum in Indonesia is, more or less, based on Asy’ari concept of 3 Hs (head, heart, hand) but the terms are changed into Cognitive (head, or intellectual thinking), Affective (heart, or social emotion). Psychomotor, on the other hand, cannot be defined as the concept of hand because, according to Asy’ari, hand means producing or creating.

The essence of the concept hand is to generate students to create or produce as Bloom proposed it in his taxonomy as the last stage in learning. It is incomplete to suggest that the concept hand is learning by doing or activities which require students to move or use their muscles. The term psychomotor is not similar to the concept of hand as suggested by Syafii’s view but the psychometric activities – does indeed – derive to a handful students.

However, the concept hand is also implemented in our current curriculum. Thus, even though we use different terms, or defined slightly different, the initial concepts are kept the same – we also find the 3…

Situs Terbaik Belajar Mengetik Sepuluh Jari

Mengetik sepuluh jari merupakan skill yang sangat diperlukan di era digital seperti saat ini. Selain karena alasan kesehatan, kemampuan mengetik sepuluh jari mempengaruhi minat orang untuk memperkerjakan kamu. Jika kamu berminat berkerja sebagai customer service dan kamu mampu mengetik dengan sepuluh jari, kesempatan mendapatkan perkerjaan tersebut semakin tinggi. Jika kamu masih mengetik terbata-bata, sambil melihat ke layar dan keyboard, bisa membuat kamu ketinggalan dalam banyak bidang.

Typists Menjadi typist, orang yang mampu mengetik sepuluh jari dengan keakuratan dan kecepatan diatas rata-rata, membutuhkan latihan jari yang intens. Biasanya, kebanyakan orang membutuhkan setidaknya satu minggu untuk menguasai keyboard tanpa perlu melihatnya lagi. Dan satu bulan untuk melatih jari mengetik dengan kecepatan rata-rata, yaitu 40 WPM (Word Per Minute). Kemudian, dengan latihan yang rutin, kecepatan dan akurasi kamu bisa meningkat.

Ada banyak situs belajar mengetik yang bisa kamu gunak…

Domain .ME Murah Hanya 80k

Saatnya memiliki domain .ME untuk blog personal. Hanya dengan Rp. 80.000, kamu bisa mendaftarkan domain .ME selamanya (dengan syarat dan ketentuan yang berlaku). Scroll down untuk cara mendapatkanya.
Kenapa memilih domain .ME Domain LTD .ME tergolong salah satu domain mahal. Harganya normal di pasaran tidak kurang dari 300k. Di Niagahoster kamu harus mengeluarkan rupiah seharga Rp. 315.000 pertahun. Dan di Dewaweb domain .ME seharga Rp. 360.000 pertahun. Harga ini tidak termasuk biaya hosting dan SSL. But fear not! Sekarang kamu bisa mendapatkan domain .ME dengan harga paling murah (guaranteed) dari IndoWebsite. 

Tidak seperti domain .COM atau .NET yang mainstream di internet, domain .ME memberi kesan personal. kamu bisa menggunakan nama KTP atau handle internet dengan domain .ME. Walaupun kamu sudah punya domain .COM, menambahkan domain .ME sebagai parking domain tidak salah juga. Plus, kamu bisa mendapatkanya hanya dengan Rp. 80.000 saja.
Jika nama kamu pasaran dan ingin punya blog …